Tulungagung – INDOSUARANEWS, Proses lelang proyek pembangunan Jembatan Junjung di Kabupaten Tulungagung dipastikan belum dapat memenuhi target penyelesaian sebelum Lebaran. Hingga kini, tahapan lelang masih berlangsung di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung.
Padahal, sebelumnya organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut sempat menyampaikan bahwa proses lelang dapat dituntaskan sebelum Idulfitri. Namun, realisasi di lapangan tidak sesuai prediksi awal.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Tulungagung, Ahmad Rifai Sodik, menjelaskan bahwa paket pekerjaan pembangunan jembatan memiliki pagu anggaran sebesar Rp 7,5 miliar. Menurutnya, durasi proses administrasi menjadi faktor utama mundurnya target.
βProses lelang masih berjalan. Memang belum bisa tuntas sebelum Lebaran,β ujarnya.Meski mengalami keterlambatan, Rifai memastikan bahwa pihaknya menargetkan proses lelang dapat selesai segera setelah Lebaran. Dengan begitu, pekerjaan fisik jembatan dapat dimulai pada April mendatang.
βTarget kami setelah Lebaran sudah selesai, sehingga pekerjaan bisa dimulai sekitar April,β jelasnya.Rifai juga mengungkapkan bahwa terdapat perubahan desain pada pembangunan Jembatan Junjung dibanding rencana awal.
Pada desain terbaru, konstruksi jembatan tidak lagi menggunakan tiang pancang di bagian tengah, sehingga terdapat penyesuaian teknis yang harus dipenuhi dalam dokumen lelang.

Digitalisasi Pengelolaan Pajak PBB-P2, Penjabat Sekda Trenggalek, Triadi Admono Berharap Tingkatkan Akurasi, PAD dan Mudahkan Wajib Pajak
Resmikan CT Scan RSUD Campurdarat, Plt Bupati Tulungagung Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Optimal
Plt. Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Perkuat Kerukunan Lewat Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
π¬ Diskusi & Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan atau opini Anda!
Tinggalkan Komentar