25 Oktober 2026
BREAKING NEWS
⏱️ 2 Menit Baca 👁️ 4x dibaca

Palang Perlintasan Belum Tertutup, KA Matarmaja Berhenti di Bago Tulungagung

Palang Perlintasan Belum Tertutup, KA Matarmaja Berhenti di Bago Tulungagung
📸 Foto : Palang Perlintasan Belum Tertutup, KA Matarmaja Berhenti di Bago Tulungagung

TULUNGAGUNG – INDOSUARANEWS, Perjalanan Kereta Api (KA) 270 Matarmaja sempat mengalami berhenti luar biasa di wilayah Kelurahan Bago, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, pada Minggu (20/9/2026) dini hari.

Kereta api relasi Malang–Pasar Senen tersebut berhenti setelah masinis mendapati palang pintu perlintasan sebidang belum tertutup ketika rangkaian kereta hendak melintas.

IKLAN / ADVERTISEMENT
Lowongan Kerja Wartawan Kabiro Kaperwil Indosuara News

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 00.00 WIB itu berlangsung di Jalan Perlintasan Langsung (JPL) 246 KM 155+136, pada petak jalan antara Stasiun Tulungagung dan Stasiun Sumbergempol.

Momen KA Matarmaja berhenti tersebut sempat direkam warga dan videonya kemudian beredar di media sosial.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa KA Matarmaja sempat berhenti selama kurang lebih dua menit. Tindakan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi perlintasan benar-benar aman sebelum perjalanan kembali dilanjutkan.

Berdasarkan pemeriksaan awal di lapangan, petugas penjaga perlintasan diduga mengalami micro sleep atau tertidur sesaat ketika KA Matarmaja hendak melintas. Akibat kondisi tersebut, palang pintu perlintasan belum ditutup sesuai prosedur keselamatan.

KAI Daop 7 Madiun kemudian melakukan penanganan dan evaluasi terhadap petugas terkait. KAI juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut serta menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama.

“Keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama KAI. Kami melakukan penanganan dan evaluasi terhadap kejadian tersebut agar tidak terulang kembali,” ujar Tohari.

KAI mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati ketika melintasi perlintasan sebidang. Pengguna jalan diminta tidak hanya mengandalkan keberadaan palang pintu atau petugas penjaga perlintasan.

Masyarakat diimbau untuk selalu berhenti, melihat ke kanan dan kiri, serta memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melintasi jalur kereta api.

KAI juga menegaskan bahwa perjalanan kereta api harus menjadi prioritas ketika berada di perlintasan sebidang. Kewaspadaan pengguna jalan diperlukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan menjaga keselamatan bersama. (Eko)

Editor : Bayu NR

A

Administrator

Jurnalis & Redaktur Pelaksana di NEWS DCM. Berkomitmen menyajikan liputan yang akurat, berimbang, independen, dan terpercaya bagi seluruh pembaca.

💬 Diskusi & Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan atau opini Anda!

Tinggalkan Komentar